Nasi bakar merupakan produk proses lanjutan dari nasi yang diolah dengan cara dibumbui atau diberi dirempah-rempah, kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar di atas api. Pembakaran tidak sampai tersentuh api.Proses pembakaran nasi dan lauk di atas pemanggang memakan waktu sekitar lima menit. Menggunakan bara dari batok kelapa. Bungkusan nasi yang dijepit dibolak-balik sebentar, setelah dirasa matangnya telah merata kemudian siap dihidangkan.
Istimewanya nasi bakar ini, begitu dibuka dari bungkusnya, harum aroma mampu membuat orang lapar.Aroma kemangi dan daun pisang membuat nasinya terasa lebih wangi dan lebih enak daripada nasi biasa. Nasi bakar ini sebenarnya bisa langsung dinikmati, tapi saya nggak sreg kalau tidak menambah lauk, apalagi pilihannya banyak, ada gorengan bebek, ayam, ampela, udang, cumi, lele, gurami dan tambahan tahu serta tempe mendoan.
Saya sih makan nasi bakar teri, plus nambah gurami bakar, ukurannya mungil, tapi termaafkan karena porsi nasinya lumayan banyak. Hehehehe…. *Maklum perut kuli. Si Anton milih nasi bakar udang, lauknya tempe mendoan. Seporsi cuman dua potong tempe, yang satunya saya embat. Meski terpaksa Anton pun merelakan *dengan ekspresi ketakutan. Hihihihi….
Nasi Bakar Kedai Sambal
Jl Dukuh Kupang 25 no 38-40
